Analisa Penjadwalan dengan menggunakan Metode Fast Track pada Proyek Pembangunan SDN Gunungsari I Beji Pasuruan
DOI:
https://doi.org/10.31004/anthor.v5i5.1017Keywords:
Network Planning, Critical Path Method (CPM), Fast Track, Jalur Kritis, Penjadwalan ProyekAbstract
Proyek konstruksi memiliki keterbatasan waktu, biaya, dan mutu sehingga memerlukan sistem penjadwalan yang efektif untuk menjamin penyelesaian pekerjaan sesuai target. Salah satu permasalahan yang sering terjadi pada proyek konstruksi adalah keterlambatan penyelesaian pekerjaan yang berdampak pada terganggunya pelaksanaan proyek. Oleh karena itu, diperlukan suatu metode percepatan yang mampu mempersingkat durasi pelaksanaan tanpa menambah biaya maupun mengurangi kualitas pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk jaringan kerja (network planning) proyek menggunakan metode Critical Path Method (CPM), menyusun jaringan kerja setelah penerapan metode Fast Track, serta menganalisis percepatan waktu penyelesaian proyek Pembangunan SDN Gunungsari I Beji Pasuruan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan studi kasus. Data yang digunakan meliputi time schedule proyek, gambar kerja, Rencana Anggaran Biaya (RAB), laporan proyek, serta hasil observasi dan wawancara. Analisis dilakukan melalui penyusunan network planning menggunakan metode CPM untuk menentukan jalur kritis, kemudian dilakukan percepatan dengan metode Fast Track melalui pelaksanaan beberapa aktivitas kritis secara tumpang tindih (overlapping) tanpa menambah jumlah tenaga kerja maupun biaya proyek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa network planning kondisi normal menghasilkan durasi penyelesaian proyek selama 66 hari dengan jalur kritis yang terdiri atas aktivitas A, B, C, D, F, H, J, K, M, N, O, P, dan Q. Setelah dilakukan penerapan metode Fast Track secara bertahap pada aktivitas kritis, durasi proyek berhasil dipercepat menjadi 57 hari atau lebih cepat 9 hari dibandingkan jadwal normal. Percepatan tersebut dicapai melalui pengaturan ulang hubungan antaraktivitas sehingga beberapa pekerjaan dapat dilaksanakan secara paralel tanpa mempengaruhi mutu pekerjaan, jumlah tenaga kerja, maupun biaya pelaksanaan proyek. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa metode Fast Track efektif diterapkan pada proyek Pembangunan SDN Gunungsari I Beji Pasuruan sebagai alternatif percepatan jadwal pelaksanaan. Penerapan metode ini mampu mengoptimalkan waktu penyelesaian proyek melalui pengelolaan aktivitas pada jalur kritis sehingga proyek dapat diselesaikan lebih cepat tanpa menimbulkan tambahan biaya.
References
Akhirudin, A. F. (2020). Percepatan waktu pengerjaan proyek konstruksi dengan menggunakan metode fast track. Jurnal Pendidikan Teknik dan Vokasional, 3(2), 77–91.
Amani, A., et al. (2012). Perbandingan aplikasi CPM, PDM, dan teknik bar chart–kurva S pada optimalisasi penjadwalan proyek. Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya (Bimaster), 1(1), 15–22.
Arifudin, R. (2011). Optimasi penjadwalan proyek dengan penyeimbangan biaya menggunakan kombinasi CPM dan algoritma genetika. Jurnal Masyarakat Informatika, 2(4), 1–14.
Balitbang PU. (2013). SNI 2013. Dinas Pekerjaan Umum Nasional.
Damyanti, E. (2010). Optimalisasi pelaksanaan proyek dengan metode PERT dan CPM (Studi kasus Twin Tower Building Pascasarjana UNDIP) [Skripsi, Universitas Diponegoro].
Diputera, I. G. A., Santoso, B., & Putri, N. K. (2023). Analisis waktu dan biaya percepatan (fast track) pada pembangunan gedung SKB Kota Denpasar. Jurnal Ilmiah Konstruksi, 9(2), 101–112.
Ervianto, W. I. (2005). Manajemen proyek konstruksi (Edisi revisi). Andi.
Husen, A. (2011). Manajemen proyek: Perencanaan, penjadwalan, dan pengendalian proyek (Edisi revisi). Andi.
Muin, S. A., Fatimah, R., & Nugroho, H. (2024). Implementation of fast track method to accelerate construction project scheduling. Jurnal Teknik Sipil dan Perencanaan, 7(1), 45–56.
Simanjuntak, E., et al. (2015). Analisa waktu dan biaya optimum pada proyek konstruksi jembatan (Studi kasus proyek konstruksi Jembatan KA Lintas Bandar Tinggi–Kuala Tanjung). Jurnal Teknik Sipil USU, 4(1).
Soeharto, I. (1999). Manajemen proyek: Dari konseptual sampai operasional (Jilid 1). Erlangga.
Sulaksana, I. P. S. P., Adnyana, I. G., & Dewi, N. M. (2022). Analisis perbandingan waktu dan biaya metode fast track dengan metode konvensional pada proyek konstruksi. Jurnal Teknik Sipil dan Perencanaan, 8(1), 55–66.
Terry, G. R., et al. (2016). Dasar-dasar manajemen. Bumi Aksara.
Tjaturono, et al. (2009). Pengembangan metode fast-track untuk mereduksi waktu dan biaya pelaksanaan proyek: Studi kasus rumah menengah di Malang, Jawa Timur. Jurnal Media Komunikasi Teknik Sipil, 17(1), 39–54.
Warsika, P. D. (2016). Analisa biaya dan waktu dengan metode fast track pada pelaksanaan proyek konstruksi (Studi kasus proyek pembangunan gedung di Kabupaten Badung). Jurnal Universitas Udayana.
Yuliana, C. (2013). Analisis faktor penyebab terjadinya keterlambatan pada pelaksanaan proyek pembangunan jembatan. Info Teknik, 14(2), 114–125.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sucipto, Untung Wiyono

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







